AWAL PENCIPTAAN ALAM SEMESTA
Pada awal mula alam semesta, ketika segalanya masih diliputi kegelapan dan kehampaan, hanya ada satu wujud rohani yang berbaring di lautan semerta—yaitu Sri Visnu.
Beliau berbaring di atas ular suci Ananta Shesha, dalam keadaan yoga-nidra , mengapung di samudra tanpa batas yang disebut Garbhodaka. Dari pusar Sri Visnu, perlahan muncul sebuah batang bercahaya yang kemudian mekar menjadi bunga padma (teratai) yang agung.
Di atas bunga padma itulah lahir Dewa Brahma—sang pencipta alam semesta.
🌼 Brahma Mencari Asal-usulnya
Ketika pertama kali sadar, Dewa Brahma melihat sekelilingnya hanya kehampaan. Tidak ada arah, tidak ada suara—hanya dirinya dan bunga padma tempat ia duduk.
Dipenuhi rasa ingin tahu, ia mencoba menelusuri batang padma itu ke bawah, berharap menemukan asal-usulnya. Namun ia tidak menemukan ujungnya. Setelah lama mencari tanpa hasil, ia kembali ke atas dan duduk bermeditasi.
Dalam keheningan itu, ia mendengar suara gaib
“Tapa… Tapa…” (bermeditasilah…)
Dewa Brahma pun melakukan tapa yang sangat lama. Dari meditasi itulah, pengetahuan rohani mulai terungkap dalam hatinya.
✨ Wahyu dan Tugas Penciptaan
Akhirnya, Sri Visnu menampakkan diri kepada Dewa Brahma dan memberikan wahyu serta pengetahuan Veda.
Dari sinilah Dewa Brahma memahami tugasnya:
menciptakan alam semesta dan semua makhluk hidup di dalamnya.
Dengan kekuatan pengetahuan rohani tersebut, Brahma mulai menciptakan:matahari,planet2,bulan,bintang
Para resi dan makhluk hidup

Komentar
Posting Komentar