LANGKAH AWAL PENCIPTAAN

 


LANGKAH AWAL PENCIPTAAN

Menurut Śrīmad Bhāgavatam, Viṣṇu Purāṇa, dan Purāṇa lainnya, setelah Brahmā lahir dari bunga Padma yang tumbuh dari pusar Visnu (Garbhodakaśāyī Viṣṇu), beliau menerima pengetahuan Veda dari Tuhan dan mulai mengatur alam semesta yang sebelumnya masih berupa unsur-unsur yang belum tersusun. Brahmā kemudian membagi alam semesta menjadi berbagai loka (tingkatan dunia) agar berbagai makhluk dapat tinggal sesuai karma dan tingkat kesadarannya.

Tujuh Loka Atas (Ūrdhva-loka) :
    1.Bhūrloka
        Alam manusia, hewan, tumbuhan, dan makhluk fisik lainnya.
        Bumi (Bhū-maṇḍala) berada di tingkat ini.
    2.Bhuvarloka
        Ruang antara bumi dan surga.
        Tempat tinggal Siddha, Cāraṇa, Vidyādhara, Yakṣa, dan makhluk halus tertentu.
    3.Svarloka (Svarga)
        Surga Indra.
        Tempat para dewa menikmati hasil karma saleh.
    4.Maharloka
        Tempat para maharsi seperti Bhṛgu dan para bijaksana besar.
        Tidak hancur saat pralaya kecil.
    5.Janaloka
        Tempat tinggal empat Kumāra: Sanaka, Sanandana, Sanātana, dan Sanat-kumāra.
    6.Tapoloka
        Dihuni para pertapa agung yang selalu tenggelam dalam samadhi.
    7.Satyaloka (Brahmaloka)
        Kediaman Brahmā.
        Loka tertinggi di alam material.

Tujuh Loka Bawah (Adho-loka) :
Di bawah Bhūrloka terdapat tujuh loka yang sering disebut Bilasvarga karena banyak kemewahan di sana:
        1.Atala
        2.Vitala
        3.Sutala
        4.Talātala
        5.Mahātala
        6.Rasātala
        7.Pātāla
Di Sutala tinggal Maharaja Bali yang diberkati oleh Vāmanadeva. Sedangkan di bagian terdalam terdapat Ananta Śeṣa yang menopang alam semesta.

Pembagian Berdasarkan Guṇa
Para ācārya Vaiṣṇava juga menjelaskan bahwa pembagian loka berkaitan dengan tiga guṇa:
Satyaloka, Tapoloka, Janaloka → dominan sattva.
Bhūrloka dan Svarga → campuran sattva, rajas, dan tamas.
Loka-loka bawah → lebih banyak dipengaruhi tamas dan kenikmatan material.

Sebelum Loka-Loka Diciptakan
Pada awalnya Brahmā tidak langsung menciptakan manusia dan dewa. Beliau terlebih dahulu:
Menciptakan unsur-unsur alam.
Menciptakan waktu (dalam arti pengaturan siklus kehidupan).
Menciptakan para Prajāpati seperti Marīci, Atri, Aṅgirā, Pulastya, Pulaha, Kratu, Bhṛgu, dan Vasiṣṭha.
Melalui mereka berbagai spesies makhluk hidup berkembang dan mengisi loka-loka yang telah disiapkan.

Di Atas Alam Material
Di luar 14 loka tersebut terdapat:
    Sungai Virajā (batas alam material).
    Brahmajyoti.
    Dunia spiritual (Vaikuṇṭha).
    Puncaknya adalah Goloka Vṛndāvana, kediaman abadi Śrī Kṛṣṇa.

Jadi, pada awal ciptaan Brahmā mengatur alam semesta menjadi 14 loka utama (7 atas dan 7 bawah), lalu menempatkan berbagai jenis makhluk di dalamnya sesuai karma dan tingkat kesadaran mereka. Semua loka itu masih berada di dalam alam material yang suatu saat akan mengalami penciptaan dan peleburan kembali.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NAMA SUCI TUHAN DAPAT MENYEBRANGKAN DARI LAUTAN PENDERITAAN.

SRI NITYANANDA

SHRI RASIKANANDA