KALKI AVATARA


KALKI AVATARA 

Kalki adalah avatara terakhir dalam satu putaran zaman dari Sri Wisnu yang  akan muncul pada akhir zaman Kali Yuga — zaman kegelapan, kemerosotan moral, dan kekacauan spiritual.

Ramalan tentang Kalki terdapat dalam berbagai Purana seperti:

Bhagavata Purana

Vishnu Purana

Kalki Purana

Keadaan Dunia Menjelang Kedatangan Kalki

Kitab-kitab suci menggambarkan bahwa pada akhir Kali Yuga:

manusia menjadi sangat materialistis,

kejujuran hampir hilang,

pemimpin menjadi korup dan kejam,

agama hanya tinggal simbol,

keluarga rusak,

umur manusia semakin pendek,

kekerasan dan penipuan merajalela,

orang suci dihina,

dan orang jahat justru dipuja.

Dalam Bhagavata Purana dijelaskan bahwa:

kekayaan akan dianggap sebagai ukuran kemuliaan, kebohongan dianggap kepintaran, dan kekuasaan menjadi hukum.

Manusia pada masa itu hidup dalam ketakutan dan kekacauan.

Tempat Kelahiran Kalki

Ramalan menyebut Kalki akan lahir di desa suci Shambhala.

Ayahnya bernama:

Visnuyasa

seorang brahmana saleh dan pemuja Wisnu.

Ibunya bernama:

Sumati.

Kalki lahir bukan sebagai manusia biasa, tetapi sebagai perwujudan  Tuhan untuk memulihkan dharma.

Wujud dan Penampilan Kalki

Kalki digambarkan:

bercahaya seperti matahari,

bermata tajam penuh kekuatan,

membawa pedang surgawi,

dan menunggang kuda putih  bernama: Devadatta.

Pedangnya disebut bersinar seperti komet dan mampu menghancurkan kejahatan.

Dalam beberapa gambaran, suara langkah kudanya saja membuat para pendosa gemetar.

Misi Kalki

Tujuan utama Kalki adalah:

menghancurkan penguasa lalim,

memusnahkan kekuatan adharma,

melindungi orang suci,

dan menghidupkan kembali dharma.

Ia akan mengalahkan raja-raja jahat dan orang-orang yang menyalahgunakan kekuasaan demi kesenangan duniawi.

Dalam banyak Purana, Kalki tidak datang untuk mendirikan kerajaan politik biasa, tetapi untuk:

membersihkan dunia,

memulai siklus baru,

dan mengantar datangnya Satya Yuga — zaman kebenaran.

Akhir Kali Yuga dan Awal Satya Yuga

Setelah tugasnya selesai:

dunia akan dimurnikan,

manusia kembali hidup sederhana dan suci,

umur manusia bertambah panjang,

meditasi dan spiritualitas bangkit kembali,

dan Satya Yuga dimulai lagi.

Jadi menurut kosmologi Hindu, waktu berjalan dalam siklus:

Satya Yuga

Treta Yuga

Dvapara Yuga

Kali Yuga lalu kembali lagi ke Satya Yuga

Banyak guru rohani menjelaskan bahwa turunnya Kalki merupakan kemenangan cahaya atas kegelapan,

Kali Yuga berlangsug selama 432.000 tahun mulai dari kembalinya Krsna ke Dunia Rohani 5000an tahun yg silam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NAMA SUCI TUHAN DAPAT MENYEBRANGKAN DARI LAUTAN PENDERITAAN.

SRI NITYANANDA

Kisah Raja Nala dan Putri Damayanti