Postingan

VAMANA AVATARA

Gambar
 TURUNNYA VAMANA AVATARA.    Setelah peristiwa pengocokan Lautan susu dan para dewa memperoleh Amrta ,terjadi perang besar antara sura dan Asura hampir semua Asura terbunuh.Setelah perang usai Sukracarya,guru Asura menghidupkan kembali Maharaja Bali dan  mayay2 Asura yg badannya masih utuh dg Tirta sanjiwani kemudian mereka menyusun kekuatan besar atas bimbingan guru Sukracarya sehingga mereka bisa mengalahkan para Dewa dan mengusir dari surga Setelah para dewa kehilangan kekuasaan surg, alam semesta memasuki masa yang penuh ketegangan. Walaupun Bali Maharaja adalah cucu dari bhakta besar Prahlada Maharaja dan terkenal sangat dermawan serta saleh, kekuasaannya membuat para dewa terusir dari Svargaloka. Ibu para dewa, Aditi, sangat sedih melihat putra-putranya menderita. Suatu hari, suaminya yang bijaksana, resi Kasyapa Muni, kembali dari pertapaan panjang. Melihat wajah istrinya muram, beliau bertanya: “Mengapa hatimu dipenuhi kesedihan?” Dengan mata berkaca-kaca, Ad...

Narsih AVATARA

Gambar
Narsih AVATARA     ..      .     Kisah ini erat kaitannya dg kelahiran PRAHLADA MAHARAJA.           Kelahiran Prahlada adalah kisah yang penuh keajaiban—sebuah cahaya bhakti yang lahir di tengah kegelapan kesombongan.Kisah NRSIMHA AVATARA tercantum dalam berbagai kitab suci seperti: 1. Śrīmad Bhāgavatam (Bhāgavata Purāṇa) — Paling lengkap Ini adalah sumber yang paling terkenal dan paling rinci mengenai kisah Prahlāda Mahārāja dan kemunculan Śrī Nṛsiṁhadeva. Skandha 7 Bab 2–5: Kehidupan Hiraṇyakaśipu dan pendidikan Prahlāda. Bab 6–8: Ajaran Prahlāda kepada teman-temannya. Bab 8: Kemunculan Śrī Nṛsiṁhadeva dan terbunuhnya Hiraṇyakaśipu. Bab 9–10: Doa-doa Prahlāda dan penobatannya sebagai raja 2. Viṣṇu Purāṇa Menceritakan kisah Hiraṇyakaśipu, Prahlāda, dan kemunculan Nṛsiṁha dengan cukup lengkap, walaupun lebih singkat dibandingkan Bhāgavatam. Buku I, sekitar Bab 17–20 (penomoran dapat sedikit berbeda antar edisi). ...

VARAHA AVATARA MEMBUNUH HIRANYAKSHA

Gambar
  VARAHA AVATARA MEMBUNUH HIRANYAKSHA Kelahiran Hiranyaksha dan Hiranyakashipu adalah kisah yang sangat dalam maknanya, karena berawal dari dunia spiritual tertinggi hingga jatuh ke dunia material. Asal mula: dari dunia Vaikuntha Di alam spiritual Vaikuntha, pada gerbang ke 7 terdapat dua penjaga gerbang yang sangat setia kepada Sri Vishnu, yaitu: Jaya dan Vijaya. Suatu hari, empat resi suci yang selamanya seperti sosok anak2 lima tahunan—Sanaka, Sanandana, Sanatana, dan Sanatkumara—datang ingin bertemu Vishnu. Namun karena penampilan mereka seperti anak kecil, Jaya dan Vijaya menghalangi mereka masuk. Para Kumaras merasa tersinggung, lalu mengutuk: “Kalian tidak pantas berada di dunia tanpa kebencian ini. Turunlah ke dunia material dan lahirlah sebagai makhluk yang penuh ego dan kemarahan!” Pilihan takdir: musuh Tuhan Ketika Sri Vishnu mengetahui hal itu, Ia memberikan dua pilihan kepada Jaya dan Vijaya: Lahir 7 kali sebagai penyembah-Nya Lahir 3 kali sebagai musuh-Nya Mereka me...

MATSYA AVATARA

Gambar
MATSYA AVATARA ADALAH AVATARA PERTAMA DALAM PERALIHAN DARI MANU KE 6 KE MANU KE7.             Pada akhir masa manvantara ke6, ketika alam semesta memasuki masa pralaya kecil—masa peleburan sementara—terjadi sebuah peristiwa agung yang melahirkan avatara pertama Sri Hari dalam bentuk ikan suci: Matsya Avatara. Kisah ini terutama diceritakan dalam Srimad Bhagavatam, Mahabharata, dan beberapa Purana lainnya. Raja Satyavrata dan Ikan Kecil Misterius Pada masa itu hiduplah seorang raja suci bernama Raja Satyavrata. Ia sangat tekun bertapa dan memuja Tuhan di tepi sungai. Suatu pagi, ketika sedang mengambil air untuk persembahan, ia melihat seekor ikan kecil berada di telapak tangannya. Ikan itu berkata lembut: “Wahai Raja, lindungilah aku. Ikan-ikan besar akan memangsaku.” Hati Raja Satyavrata dipenuhi belas kasih. Ia menaruh ikan kecil itu ke dalam kendi air. Namun keesokan harinya, ikan itu tumbuh sangat besar hingga kendi itu sempit. Raja memindahkannya ...

Krishna menunjukkan Visvarupa, wujud semesta [wisnu murti]

Gambar
Inilah detik sakral turunnya Bhagavad Gita di Kurukshetra — Krishna menunjukkan Visvarupa, wujud semesta: Krishna bertangan ribuan berisi galaksi, matahari, bulan, dan para dewa di dalam tubuhnya, bersinar terang menembus awan petir. Di bawah, Arjuna bersimpuh memuja di samping kereta emas, sementara pasukan Pandawa-Kurawa terpana menyaksikan di medan perang. Salah satu peristiwa paling agung dalam Mahabharata terjadi sesaat sebelum Perang Kurukshetra dimulai. Ketika Arjuna diliputi keraguan dan enggan mengangkat senjata melawan sanak keluarganya, Sri Kṛṣṇa menyampaikan ajaran Bhagavad Gita . Puncak ajaran itu terdapat pada Bab 11 , ketika Sri Kṛṣṇa memperlihatkan Viśvarūpa (Wujud Semesta atau Wujud Universal) kepada Arjuna. Latar Belakang Di tengah medan Kurukshetra, Arjuna berkata kepada Sri Kṛṣṇa: "Jika Engkau menganggap aku mampu melihat wujud-Mu yang agung itu, maka perlihatkanlah kepadaku bentuk-Mu yang kekal." Sri Kṛṣṇa menjawab bahwa mata jasmani tidak mampu melih...

PRALAYA (PELEBURAN) ALAM SEMESTA DIBAGI MENJADI 3 TAHAPAN

Gambar
  PRALAYA (PELEBURAN) ALAM SEMESTA DIBAGI MENJADI 3 TAHAPAN Penjelasan ini terutama bersumber dari Śrīmad Bhāgavatam (Skandha 3 dan 12), Viṣṇu Purāṇa, Bhagavad-gītā, dan penjelasan para ācārya. 1. Peleburan pada akhir setiap Manvantara (Manvantara-pralaya)           Kapan terjadi? Terjadi pada akhir pemerintahan satu Manu. Satu hari Brahmā terdiri dari 14 Manvantara. Durasi Satu Manvantara berlangsung sekitar:  71 Mahā-yuga + masa peralihan (sandhyā). Totalnya sekitar 306.720.000 tahun manusia.           Apa yang dilebur? Ini bukan penghancuran total. Yang mengalami kehancuran terutama: Sebagian besar umat manusia.  Banyak kerajaan. Sebagian makhluk hidup. Terjadi perubahan besar pada bumi. Jabatan Indra, Manu, dan para dewa diganti.           Namun : Bhūrloka tetap ada.  Planet-planet atas tetap ada.  Matahari, bulan, dan tata surya tetap ber...