Postingan

24 GURU ALAM YG BISA DIJADIKAN PELAJARAN HIDUP

Gambar
Dalam ajaran Veda, terutama dalam kisah Avadhuta Brahmana yang dijelaskan dalam kitab-kitab suci disebutkan bahwa seorang bijaksana belajar dari 24 guru alam. Beliau melihat bahwa Tuhan memberi pelajaran bukan hanya lewat manusia suci, tetapi juga lewat alam, hewan, dan kejadian sehari-hari. Berikut 24 guru itu beserta pelajarannya: 1. Bumi Bumi tetap sabar walaupun diinjak, digali, dan disakiti. Pelajarannya: seorang bijaksana harus sabar, kuat menanggung kesulitan, dan tetap memberi manfaat kepada semua. 2. Angin Angin melewati tempat harum maupun busuk tetapi tidak terikat. Pelajarannya: hidup di dunia tanpa melekat pada suka dan duka. 3. Langit Langit tampak menyelimuti segala sesuatu tetapi sebenarnya tidak tercampur. Pelajarannya: jiwa sejati tetap murni walaupun berada dalam tubuh material. 4. Air Air membersihkan dan menyegarkan semua orang. Pelajarannya: orang suci hendaknya lembut, menenangkan, dan menyucikan lingkungan sekitarnya. 5. Api Api membakar apa saja tetapi tetap mu...

KISAH KRSNA DAN ARJUNA MENEMUI MAHA VISNU

Gambar
Kisah ini terdapat dalam Srimad Bhagavatam, dan merupakan salah satu kisah yang sangat dalam maknanya. Kisah ini menunjukkan bahwa bahkan Arjuna yang sangat perkasa pun akhirnya memahami bahwa segala kekuatan tetap bergantung pada kehendak Tuhan. Dan kisah ini juga memperlihatkan kerinduan Maha Vishnu untuk melihat Krishna beserta sahabat-Nya. Hilangnya Anak-Anak Sang Brahmana Di kota suci Dvaraka,Hiduplah seorang brahmana yang saleh. Namun ia mengalami penderitaan yang sangat berat. Setiap kali istrinya melahirkan seorang bayi laki-laki, bayi itu meninggal atau menghilang tepat sesaat setelah lahir. Anak pertama hilang. Anak kedua hilang. Demikian terus berulang hingga berkali-kali. Dengan hati penuh kesedihan, brahmana itu datang ke gerbang istana raja sambil membawa jasad bayinya. Ia menangis dan menyalahkan para ksatria kerajaan. Menurut budaya Veda, bila raja atau ksatria tidak menjalankan dharma dengan benar, rakyat bisa mengalami penderitaan yang tidak wajar. Brahmana itu berkat...

Arjuna menaklukkan Nivātakavaca

Gambar
Kisah Arjuna menaklukkan para Asura Nivātakavaca diceritakan dalam Mahabharata, Vana Parva ketika Arjuna sedang berada di surga Indra untuk menerima senjata-senjata sakti . Siapakah Nivātakavaca? Nivātakavaca adalah bangsa asura yang sangat kuat. Nama mereka berarti "yang baju zirahnya tidak dapat ditembus". Mereka tinggal di kota megah di dasar samudra dan memiliki kekuatan yang luar biasa. Karena memperoleh anugerah dari Brahma, mereka hampir tidak dapat dikalahkan oleh para dewa. Bahkan Indra dan para dewa sering mengalami kesulitan menghadapi mereka. Permintaan Indra kepada Arjuna Setelah Arjuna mempelajari penggunaan berbagai senjata surgawi, Indra ingin menguji sekaligus memberi kesempatan kepada putranya itu untuk melakukan jasa besar. Indra berkata bahwa para dewa telah lama diganggu oleh Nivātakavaca. Karena para asura itu memiliki perlindungan khusus, para dewa tidak mudah mengalahkan mereka. Oleh sebab itu Indra meminta Arjuna berperang melawan mereka. Arjuna mener...

KARUNIA TERTINGGI

Gambar
KARUNIA TERTINGGI,Kisah Sanatana Gosvami dan batu cintāmaṇi, yang sering diceritakan dalam tradisi Bhakti untuk menunjukkan bahwa bhakti kepada Tuhan jauh lebih tinggi daripada kekayaan materi, bahkan yang bersifat ajaib sekalipun. Awal Kisah Dahulu ada seorang brahmana miskin yang merupakan penyembah setia Dewa Siwa. Ia hidup dalam kemiskinan, tetapi tetap melakukan pemujaan dan tapa dengan penuh ketulusan. Bertahun-tahun ia memuja Dewa Siwa sambil berdoa: "Wahai Mahadeva, berikanlah kepadaku karunia tertinggi yang dapat mengakhiri penderitaanku." Karena puas dengan pengabdiannya, Dewa Siwa menampakkan diri dan berkata: "Aku dapat memberikan banyak anugerah, tetapi jika engkau menginginkan harta yang paling berharga, pergilah menemui seorang penyembah murni Tuhan bernama Sanatana Gosvami yang tinggal di Vrindavan." Brahmana itu heran. "Mengapa aku harus menemui seorang vaisnava? Bukankah Engkau sendiri adalah Mahadeva?" Siwa tersenyum dan menjawab: "...

NAROTTAMA DASA TAHKUR

Gambar
MEMPERINGATI KEMUNCULAN ROHANI NAROTTAMA DASA TAHKUR Narottama Dasa Thakura juga dikenal sebagai Thakura Mahasaya, adalah seorang santa Gaudiya Vaishnava yang bertanggung jawab untuk menyebarkan bhakti Vaishnava ke seluruh Odisha di dalam dan di luar Benggala di India. Narottama dasa adalah putra Raja Krishnananda Datta dan Narayani Devi yang tinggal di Gopalpur Pargana dari distrik Rajsahi di Bangladesh. Menurut beberapa orang, setelah Ayah Beliau berpulang, Beliau mempercayakan tugas kerajaannya kepada saudara sepupu Beliau (putra paman dari pihak ayah tertua) dan Beliau memilih untuk pergi ke Vrindavan. Biografi Narottama Dasa Thakura Narottama Dasa Thakura adalah seorang brahmachari seumur hidup. Beliau dilahirkan dalam keluarga kasta Kayastha, putra Raja Shri Krishnananda Datta, yang memerintah wilayah Gopalpura di distrik Rajashahi di Bangladesh, ibukotanya adalah Khetri di Sungai Padma. Ibu Narottama adalah Narayani Devi, dan Beliau dilahirkan di saat bulan purnima pada bu...

SAT TILA EKADASI

Gambar
Sat-Tila Ekadasi (Trisprisha Ekadasi) Sri Dalbhya Rishi berkata kepada Palastya Muni, "Ketika sang roh bersentuhan dengan energi material, ia segera mulai melakukan kegiatan yang berdosa, seperti mencuri, membunuh, dan melakukan hubungan seks terlarang. Ia bahkan dapat melakukan banyak perbuatan mengerikan lainnya, seperti  membunuh seorang brahmana. Oh kepribadian yang murni tolong katakan padaku bagaimana jiwa-jiwa yang malang ini dapat lolos dari hukuman dikirim ke daerah penciptaan di neraka. Mohon beri tahu saya bagaimana, dengan memberikan bahkan sedikit perbuatan saleh, seseorang dapat dengan mudah dibebaskan dari  reaksi dosa-dosanya. "Pulastya Muni menjawab, "Oh, yang beruntung, Anda telah mengajukan pertanyaan yang penting dan rahasia kepada saya, yang belum pernah diajukan oleh Brahma, Wisnu, Shiva, atau Indra. Dengarkan dengan sangat perhatian jawaban saya." Dengan kedatangan bulan Magh (Januari - Februari), seseorang harus mandi, dengan hati-hati m...

SISUPALA DAN DANTAVAKRA: Kelahiran Ketiga Jaya dan Vijaya

Gambar
 SISUPALA DAN DANTAVAKRA: Kelahiran Ketiga Jaya dan Vijaya Kisah Sisupala sangat erat kaitannya dengan kisah Jaya dan Vijaya, dua penjaga gerbang Vaikuntha, kediaman abadi Sri Narayana. Kutukan Empat Kumara Pada suatu hari, empat resi agung yang dikenal sebagai: Sanaka,Sanandana,Sanatana,Sanatkumara datang mengunjungi Vaikuntha untuk bertemu Sri Narayana. Namun Jaya dan Vijaya, yang menjaga gerbang, menghalangi mereka karena mengira mereka hanyalah anak-anak. Empat Kumara marah dan berkata: "Karena kalian memandang dunia material dengan sikap membeda-bedakan, kalian tidak layak tinggal di Vaikuntha. Kalian harus lahir di dunia material." Saat itu Sri Narayana sendiri muncul. Beliau tidak membatalkan kutukan tersebut, tetapi memberi pilihan kepada Jaya dan Vijaya: Lahir tujuh kali sebagai penyembah Tuhan. Lahir tiga kali sebagai musuh Tuhan. Karena tidak tahan berpisah lama dari Tuhan, mereka memilih lahir tiga kali sebagai musuh-Nya. Kelahiran Pertama Jaya dan Vijaya lahir se...