Postingan

PARAM-PARA ATAU SAMPRADAYA"

Gambar
 "PARAM-PARA ATAU SAMPRADAYA" (Apa itu Sampradaya/Param-para atau Perguruan Rohani Veda ?) Kebenaran Mutlak atau Tuhan Yang Maha Esa turun melalui empat Sampradaya, Perguruan Rohani atau empat Perguruan Param-para pada zaman Kali-Yuga ini.  Yaitu bahwa Padma Purana menyebutkan ada empat Sampradaya asli, atau empat garis Perguruan Rohani atau juga disebut Guru Parampara : "Sampradaya vihina ye mantras te  viphala matah atah kalau bhavishyanti chatvarah Sampradaya  Shri-brahma-rudra-sanaka vaishnava kshitipavanah Chatvarah te kalau bhavya hy  utkale purushottamah Ramanujam shrihi svichakre  madvacharyam chaturmuhash Srivishnusvami rudro nimbadityam chatuksanaha" Artinya : Orang yang mengucapkan mantra atau doa, tetapi tidak menerima mantra itu dari salah satu dari empat garis Perguruan Rohani yang bonafid ini, maka dia kurang lebih hanyalah akan membuang-buang waktu (fruitless). Dengan demikian, di dalam zaman Kali-Yuga akan ada empat guru yang penting yang m...

AWAL PENCIPTAAN ALAM SEMESTA

Gambar
 AWAL PENCIPTAAN ALAM SEMESTA Pada awal mula alam semesta, ketika segalanya masih diliputi kegelapan dan kehampaan, hanya ada satu wujud rohani yang berbaring di lautan semerta—yaitu Sri Visnu. Beliau berbaring di atas ular suci Ananta Shesha, dalam keadaan yoga-nidra , mengapung di samudra tanpa batas yang disebut Garbhodaka. Dari pusar Sri Visnu, perlahan muncul sebuah batang bercahaya yang kemudian mekar menjadi bunga padma (teratai) yang agung. Di atas bunga padma itulah lahir Dewa Brahma—sang pencipta alam semesta. 🌼 Brahma Mencari Asal-usulnya Ketika pertama kali sadar, Dewa Brahma melihat sekelilingnya hanya kehampaan. Tidak ada arah, tidak ada suara—hanya dirinya dan bunga padma tempat ia duduk. Dipenuhi rasa ingin tahu, ia mencoba menelusuri batang padma itu ke bawah, berharap menemukan asal-usulnya. Namun ia tidak menemukan ujungnya. Setelah lama mencari tanpa hasil, ia kembali ke atas dan duduk bermeditasi. Dalam keheningan itu, ia mendengar suara gaib “Tapa… Tapa…” (be...

KISAH DI PUJANYA SHIVA LINGGA

Gambar
KISAH DI PUJANYA SHIVA LINGGA  YANG TIDAK BERBEDA DENGAN DEWA SIVA SENDIRI. Dalam padma purana ada cerita yg sangat menarik sekali berkenaan dengan di pujanya alat kelamin dewa siwa (shiva lingga) pada suatu ketika dewa brahma melakukan upacara korban suci di pushkara, yang di hadiri dewa visnu, shiwa, indra, dan semua dewa2 yg lain.ketika waktu hari baik sudah mendekati di mulainya upacara itu, dewa brahma mengirim asistennya untuk memanggil istrinya savitri, karena seseorang tidak bisa melaksanakan upacara yajna itu tanpa di hadiri sang istri. asisten itu mendekati savitri dengan berkata" oo dewi cepatlah datang ke arena korban suci yajna karena api udah di nyalakan bertanda yajna segera akan di mulai, savitri mnjawab" saya belum bikin dekorasi rumah yg memberi kemujuran disamping itu laksmi istri sri narayana juga blum datang, swaha istri dewa agni juga blum datang, dhumorna istri dewa yamaraja, gauri istri dewa varuna, arundati istri vashista mereka semua blum datang.....

DRUVA MAHARAJA BERTEMU TUHAN

Gambar
DRUVA MAHARAJA BERTEMU TUHAN  Kisah Dhruva Maharaja adalah salah satu cerita paling dalam tentang luka hati, tekad, dan bagaimana bhakti bisa mengubah nasib seseorang menjadi abadi. Dhruva putra Uttanapada Ia adalah putra dari Ratu Suniti—seorang ibu yang lembut namun kurang disayangi raja.Kisah sebelumnya Dari keputusasaan Brahma  untuk mengembangkan ciptaan muncullah 2 sosok,satu laki yg kemudian diberi nama Svayambhuva manu (manu pertama dalam satu hari Brahma) dan satu perempuan yg kemudian diberi nama Sata Rupa  yg menjadi istrinya.Sebagai pencipta Brahma menciptakan sosok laki dan perempuan untuk mengisi populasi alam semesta, bukan saudara kandung seperti pemahaman kita di dunia ini.Dari pernikahan mereka melahirkan 3 putri( Akuti,Prasuti dan Devahuti) dan 2 putra (Uttanapada dan Priyavrata) Uttanapada mempunyai 2 istri(suniti dan suruci ) suruci adalah istri kedua yg lebih disayangi raja mempunyai 1 putra bernama Uttama dan Suniti yg kurang mendapat perhatian raja...

KEAGUNGAN BHAGAVAD GITA

Gambar
  KEAGUNGAN BHAGAVAD GITA    Dalam tradisi suci Gita Mahatmya, ada bagian yang sangat indah berupa percakapan antara Dewa Siva dan Dewi Parvati. Di sana, Parvati dengan penuh rasa ingin tahu bertanya tentang keagungan Bhagavad Gita—kitab yang begitu dihormati oleh para bhakta sepanjang zaman. Dengan lembut Parvati bertanya: “Wahai Mahadeva, engkau adalah guru para dewa dan sumber kebijaksanaan. Tolong jelaskan padaku, apakah keistimewaan Bhagavad Gita? Mengapa kitab ini begitu dimuliakan di antara semua śāstra?” Dewa Siva pun tersenyum, lalu menjawab dengan suara penuh kedalaman: “Wahai Devi, engkau menanyakan rahasia terdalam dari segala rahasia. Dengarkanlah dengan hati yang hening…” Dewa Siva bersabda" Bhagavad Gita bukan sekadar kitab, melainkan napas langsung dari Tuhan—sabda rohani dari Sri Krishna kepada Arjuna di medan Kurukshetra. Keagungan Bhagavad Gita menurut Dewa  Siva: Setiap bab adalah seperti anak tangga menuju pembebasan. Bahkan satu sloka yang dipah...

SRI DAMODARA

Gambar
“Datang dan nyalakan lampu cinta untuk Tuhan di hati Anda”        Damodara Siapakah Damodara? Suatu hari seperti biasa, Ibu Yasodha sedang memanaskan susu di dapur. Saat itu, Krishna  kecil sangat haus dan menginginkan agar Ibu Yasodha menyusui Beliau. Ketika sedang asyik minum susu dari bunda-Nya, tiba-tiba susu yang sedang dipanaskan Ibu Yashoda tumpah, Ibu Yasodha berlari ke dapur tanpa menghiraukan Sri Krishna sama sekali. Krishna kecil menjadi kesal dan Beliau akhirnya memecahkan tempayan mentega dan kemudian bersembunyi. Ibu Yasodha mengejar Krishna kecil, namun Krishna berlari dan berlari sangat cepat sehingga Ibu Yasodha kelelahan. Tuhan Sri Krishna menjadi kasihan melihat ibu-Nya kelelahan dan akhirnya Beliau membiarkan diri-Nya ditangkap oleh Ibu Yasodha. Setelah menangkap Sri Krishna, Ibu Yasodha berusaha untuk mengikat-Nya dengan tali, namun, sepanjang apapun tali yang Ibu Yasodha sambungkan, tali itu selalu kurang panjang 2 inchi. Ib...

MUNCULNYA TULASI DEVI

Gambar
Dalam suatu lila (Kegiatan) Radharani merasa tidak senang dengan Tulasi sehingga beliau mengatakan agar Tulasi ke Dunia material. Tulasi Devi turun ke bumi sebagai putri raja Dharma dhvaja, Beliau menginginkan Narayana sebagai suaminya. Kemudian beliau melakukan pertapaan di Badari kasrama selama ribuan tahun. Atas kehendak Krsna, Brahma datang pada Tulasi. Brahma menyuruh agar Tulasi menikah dengan seorang Asura yang bernama Sanckhacuda. Pertamanya Tulasi menolak namun Brahma menjelaskan bahwa nantinya Tulasi akan mendapatkan Narayana sebagai suaminya. Untuk lebih meyakinkan Tulasi Devi, Brahma memberikan dia suatu mantra agar pada waktu kembali lagi dunia Devi, Brahma memberikan dia suatu mantra agar pada waktu kembali lagi ke dunia rohani Radharani tidak akan marah padanya. Tulasi Devi setuju atas gagasan Brahma itu. Brahma minta pada Tulasi agar tinggal dulu di Badarikasrama untuk menunggu kedatangan Sankhacuda. Adalah seorang prajapati yang bernama kasyapa. Dia mempunyai 17 ...