Postingan

SAT TILA EKADASI

Gambar
Sat-Tila Ekadasi (Trisprisha Ekadasi) Sri Dalbhya Rishi berkata kepada Palastya Muni, "Ketika sang roh bersentuhan dengan energi material, ia segera mulai melakukan kegiatan yang berdosa, seperti mencuri, membunuh, dan melakukan hubungan seks terlarang. Ia bahkan dapat melakukan banyak perbuatan mengerikan lainnya, seperti  membunuh seorang brahmana. Oh kepribadian yang murni tolong katakan padaku bagaimana jiwa-jiwa yang malang ini dapat lolos dari hukuman dikirim ke daerah penciptaan di neraka. Mohon beri tahu saya bagaimana, dengan memberikan bahkan sedikit perbuatan saleh, seseorang dapat dengan mudah dibebaskan dari  reaksi dosa-dosanya. "Pulastya Muni menjawab, "Oh, yang beruntung, Anda telah mengajukan pertanyaan yang penting dan rahasia kepada saya, yang belum pernah diajukan oleh Brahma, Wisnu, Shiva, atau Indra. Dengarkan dengan sangat perhatian jawaban saya." Dengan kedatangan bulan Magh (Januari - Februari), seseorang harus mandi, dengan hati-hati m...

SISUPALA DAN DANTAVAKRA: Kelahiran Ketiga Jaya dan Vijaya

Gambar
 SISUPALA DAN DANTAVAKRA: Kelahiran Ketiga Jaya dan Vijaya Kisah Sisupala sangat erat kaitannya dengan kisah Jaya dan Vijaya, dua penjaga gerbang Vaikuntha, kediaman abadi Sri Narayana. Kutukan Empat Kumara Pada suatu hari, empat resi agung yang dikenal sebagai: Sanaka,Sanandana,Sanatana,Sanatkumara datang mengunjungi Vaikuntha untuk bertemu Sri Narayana. Namun Jaya dan Vijaya, yang menjaga gerbang, menghalangi mereka karena mengira mereka hanyalah anak-anak. Empat Kumara marah dan berkata: "Karena kalian memandang dunia material dengan sikap membeda-bedakan, kalian tidak layak tinggal di Vaikuntha. Kalian harus lahir di dunia material." Saat itu Sri Narayana sendiri muncul. Beliau tidak membatalkan kutukan tersebut, tetapi memberi pilihan kepada Jaya dan Vijaya: Lahir tujuh kali sebagai penyembah Tuhan. Lahir tiga kali sebagai musuh Tuhan. Karena tidak tahan berpisah lama dari Tuhan, mereka memilih lahir tiga kali sebagai musuh-Nya. Kelahiran Pertama Jaya dan Vijaya lahir se...

Laksmana Devi : Permaisuri Ke-8 Sri Krsna

Gambar
Laksmana Devi (Laksmanaa): Permaisuri Kedelapan Sri Krsna Laksmana Devi, yang juga disebut Laksmanaa, adalah permaisuri kedelapan dan terakhir dari delapan permaisuri utama (Asta-bharya) Sri Krsna. Kisahnya terkenal karena melibatkan sebuah sayembara memanah yang sangat sulit, mirip dengan sayembara Draupadi dalam Mahabharata. Putri yang Sangat Cantik Laksmana adalah putri seorang raja yang sangat berkuasa. Dalam Bhagavata Purana, ia digambarkan sebagai putri yang:sangat cantik,anggun,berbudi luhur,dan terdidik dalam budaya kerajaan. Sejak kecil ia sering mendengar kisah tentang Sri Krsna. Ia mendengar bagaimana Krsna: mengalahkan Kamsa, mengangkat Bukit Govardhana, membunuh banyak asura, melindungi para penyembah-Nya. Lambat laun hatinya dipenuhi cinta kepada Sri Krsna. Sayembara yang Sulit Ketika Laksmana mencapai usia menikah, ayahnya mengadakan sebuah svayamvara besar. Raja-raja dan pangeran dari seluruh Bharata-varsa diundang. Namun ada syarat yang sangat berat. Di atas arena dipa...

Bhadra Devi: Permaisuri Ketujuh Sri Krsna

Gambar
  Bhadra Devi: Permaisuri Ketujuh Sri Krsna Di antara delapan permaisuri utama Sri Krsna, kisah Bhadra Devi memang tidak sepanjang kisah Rukmini, Satyabhama, atau Satya (Nagnajiti). Namun kisahnya memiliki keindahan tersendiri karena penuh dengan kasih sayang keluarga, restu orang tua, dan cinta yang tulus kepada Sri Krsna. Kelahiran Bhadra Menurut Srimad Bhagavatam dan beberapa Purana, Bhadra adalah seorang putri kerajaan yang memiliki hubungan keluarga dekat dengan Sri Krsna. Ibunya bernama Srutakirti, yang merupakan saudari Vasudeva, ayah Sri Krsna. Artinya, Bhadra adalah sepupu Sri Krsna. Ayahnya adalah Raja Dhrstaketu (dalam beberapa tradisi disebut sebagai raja negeri Kekaya). Karena hubungan keluarga ini, sejak kecil Bhadra sering mendengar kisah tentang Sri Krsna. Tumbuh dengan Mendengar Kemuliaan Krsna Seperti Rukmini dan beberapa permaisuri lainnya, cinta Bhadra kepada Sri Krsna tumbuh melalui sravanam (mendengar). Ia mendengar tentang: kemenangan Krsna atas Kamsa, perlin...

Satya (Nagnajiti) Devi: Permaisuri Keenam Sri Krsna

Gambar
  Satya (Nagnajiti) Devi: Permaisuri Keenam Sri Krsna Kisah Satya Devi, yang juga dikenal sebagai Nagnajiti, adalah salah satu kisah kepahlawanan Sri Krsna yang paling terkenal di Dvaraka. Kisah ini terdapat dalam Srimad Bhagavatam Canto 10. Putri Raja Nagnajit Di kerajaan Kosala (bukan Ayodhya pada zaman Sri Rama, tetapi wilayah yang masih termasuk kerajaan Kosala) memerintah seorang raja saleh bernama Nagnajit. Raja Nagnajit memiliki seorang putri yang sangat cantik, bijaksana, dan berbudi luhur bernama Satya. Sejak muda, Satya telah mendengar tentang kemuliaan Sri Krsna: keberanian-Nya, kebijaksanaan-Nya, Ketampanannya-Nya, dan kasih sayang-Nya kepada para penyembah. Lama-kelamaan tumbuhlah cinta yang mendalam dalam hatinya. Ia berdoa: "Semoga Sri Krsna berkenan menjadi suamiku." Tujuh Banteng yang Sangat Ganas Raja Nagnajit sangat menyayangi putrinya. Beliau ingin memastikan bahwa hanya ksatria paling hebat yang dapat menikahi Satya. Karena itu ia membuat syarat yang hamp...

5. Devi Mitravinda ,Permaisuri kelima Sri Krsna

Gambar
 Mitravinda Devi: Permaisuri Kelima Sri Krsna Setelah menikahi Rukmini, Satyabhama, Jambavati, dan Kalindi, Sri Krsna kemudian menerima Mitravinda Devi sebagai permaisuri kelima-Nya. Kisah Mitravinda tidak sepanjang kisah Rukmini, tetapi sangat menyentuh karena menunjukkan bagaimana seorang penyembah tetap setia kepada Krsna meskipun mendapat tekanan dari keluarga dan lingkungan. Putri Kerajaan Avanti Mitravinda adalah putri Raja Avanti. Ia lahir dalam keluarga bangsawan yang sangat terhormat dan memiliki hubungan kekerabatan dengan Sri Krsna. Karena hubungan keluarga tersebut, sejak kecil Mitravinda sering mendengar tentang: keberanian Krsna, kebijaksanaan-Nya, ketampanan-Nya, dan berbagai lila-Nya. Semakin dewasa, semakin besar pula rasa cintanya kepada Sri Krsna. Di dalam hatinya ia telah memutuskan: "Tidak ada seorang pun yang layak menjadi suamiku selain Sri Krsna." Saudara-Saudaranya Memusuhi Krsna Masalah muncul karena saudara-saudara Mitravinda tidak menyukai Krsna. M...

PERCAKAPAN DEVA SIVA DAN PARVATI DEVI

Gambar
Parvati Devi berkata kepada Deva Siva, "Tuhanku, Engkau mengatakan kepada saya bahwa hendaknya seseorang menghindari berbicara dengan para mayavadi. Bagaimanakah ciri-ciri mereka dan apa yang mereka uraikan ?". Deva Siva berkata, "Orang yang dikhayalkan oleh kebodohan menjelaskan bahwa ada kepribadian lain yang lebih tinggi dari Sri Visnu, penguasa seluruh alam semesta, maka dia adalah Mayavadi. Orang yang memakai kalungan tengkorak, tulang-tulang dan mengolesi badannya dengan abu, tidak memakai tanda-tanda veda yang benar yang menganggap Sri Visnu sejajar dengan kepribadian lain seperti Brahma dan Rudra yang tidak menyembah Visnu, maka dia adalah Mayavadi. Parvati berkata, "Tuhanku, uraian kitab suci menyalahkan memakai tengkorak, abu dan tulang-tulang, lalu mengapa anda menggunakannya ?, ceritakanlah rahasia ini dan maafkan kalau pertanyaan saya tidak berkenan". Deva Siva berkata, "Oh, Devi, dengarkanlah, aku akan menceritakan suatu rahasia yang ajaib...