KEMAHAKUASAAN SRI VISNU SERTA KEAGUNGAN DEWA SIVA
Kisah ini terdapat dalam Srimad Bhagavatam, terutama pada Canto 8, dan sering diceritakan untuk menunjukkan kemahakuasaan Sri Visnu serta keagungan Dewa Siwa.
Setelah Pengocokan Lautan Susu
Ketika para dewa dan asura mengocok Lautan Susu (Samudra Manthana), banyak benda suci muncul, termasuk racun Halahala yang kemudian diminum oleh Dewa Siwa demi menyelamatkan alam semesta.Setelah itu dewa Siva kembali ke Kaelas.Pengocokan lautan susu terus berlangsung
Pada akhirnya muncullah Dhanvantari membawa kendi berisi amrta, nektar keabadian.
Para asura segera merebut kendi itu sehingga para dewa kehilangan kesempatan memperoleh amrta. Untuk menyelamatkan keadaan, Sri Visnu menampilkan wujud yang sangat mempesona, yaitu Mohini, seorang wanita surgawi yang kecantikannya tidak tertandingi.
Mohini berkata kepada para asura:
"Jika kalian mempercayaiku, biarkan aku membagikan amrta itu."
Karena terpikat oleh kecantikannya, para asura setuju. Mohini kemudian membagikan amrta kepada para dewa dan memberikan yg palsu kepada para asura sehingga para dewa memperoleh kekuatan besar,
Keinginan Dewa Siwa Melihat Mohini
Beberapa waktu kemudian, Dewa Siwa mendengar kisah luar biasa tentang bagaimana Sri Visnu berhasil memperdaya para asura melalui wujud Mohini.
Siwa merasa kagum.
Beliau berkata kepada Sri Visnu bahwa beliau ingin melihat secara langsung bentuk Mohini yang mampu memikat seluruh asura.
Sri Visnu tersenyum dan menyetujui permintaan itu.
Kemunculan Mohini di Taman Surga
Pada suatu hari di sebuah taman yang indah, Sri Visnu menampilkan kembali wujud Mohini.
Bhagavatam menggambarkan Mohini sedang bermain-main dengan sebuah bola di taman. Gerak-geriknya sangat anggun, rambutnya terurai, dan senyumnya begitu mempesona sehingga siapa pun yang melihatnya akan terpesona.
Dewa Siwa memandang sosok itu.
Walaupun beliau adalah yogi agung yang mampu mengendalikan alam semesta, untuk menunjukkan kekuatan maya ilahi Sri Visnu, beliau sesaat menjadi terpesona oleh kecantikan Mohini.
Dewa Siwa Mengejar Mohini
Mohini berlari menjauh sambil tersenyum.
Dewa Siwa mengikutinya.
Ketika beliau berhasil mendekat dan memeluknya, Mohini kembali melepaskan diri dan berlari ke tempat lain.
Peristiwa itu berlangsung beberapa kali.
Para dewa dan para resi yang menyaksikan memahami bahwa ini bukan kejadian biasa, melainkan demonstrasi kekuatan yoga-maya Sri Visnu yang bahkan mampu membuat makhluk paling agung sekalipun tercengang.
Benih Siwa Jatuh ke Bumi
Dalam pengejaran tersebut, energi reproduktif Dewa Siwa keluar dan jatuh ke berbagai tempat di bumi.
Purana menjelaskan bahwa di lokasi-lokasi tempat energi itu jatuh, muncul kekayaan alam yang berharga.
Salah satu tradisi menyebutkan bahwa dari tempat-tempat itu muncul tambang perak, sementara tradisi lain juga mengaitkannya dengan logam-logam mulia dan berbagai kekayaan bumi.
Siwa Menyadari Siapa Mohini
Setelah peristiwa itu, Mohini menghilang.
Sri Visnu kemudian menampakkan wujud aslinya.
Saat itu Dewa Siwa langsung memahami bahwa semua yang terjadi merupakan permainan kekuatan rohani Sri Visnu.
Alih-alih marah, beliau justru memuji Sri Visnu.
Beliau mengakui bahwa tidak seorang pun dapat memahami sepenuhnya kekuatan maya Tuhan Yang Maha Esa.
Makna Rohani Kisah Ini
Para acarya Vaisnava menjelaskan bahwa kisah ini bukan dimaksudkan untuk merendahkan Dewa Siwa. Justru sebaliknya, kisah ini menunjukkan dua hal:
Keagungan Sri Visnu, yang memiliki kekuatan maya tak terbayangkan.
Kejujuran dan kebesaran Dewa Siwa, karena setelah mengalami peristiwa tersebut beliau langsung mengakui kebesaran Sri Visnu tanpa rasa iri.
Karena itu, dalam tradisi Bhakti, kisah Mohini dan Siwa sering dipahami sebagai pelajaran bahwa bahkan makhluk yang sangat agung pun selalu menghormati dan memuji Tuhan Yang Maha Tinggi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar