Laksmana Devi : Permaisuri Ke-8 Sri Krsna
Laksmana Devi (Laksmanaa): Permaisuri Kedelapan Sri Krsna
Laksmana Devi, yang juga disebut Laksmanaa, adalah permaisuri kedelapan dan terakhir dari delapan permaisuri utama (Asta-bharya) Sri Krsna. Kisahnya terkenal karena melibatkan sebuah sayembara memanah yang sangat sulit, mirip dengan sayembara Draupadi dalam Mahabharata.
Putri yang Sangat Cantik
Laksmana adalah putri seorang raja yang sangat berkuasa. Dalam Bhagavata Purana, ia digambarkan sebagai putri yang:sangat cantik,anggun,berbudi luhur,dan terdidik dalam budaya kerajaan.
Sejak kecil ia sering mendengar kisah tentang Sri Krsna.
Ia mendengar bagaimana Krsna:
mengalahkan Kamsa,
mengangkat Bukit Govardhana,
membunuh banyak asura,
melindungi para penyembah-Nya.
Lambat laun hatinya dipenuhi cinta kepada Sri Krsna.
Sayembara yang Sulit
Ketika Laksmana mencapai usia menikah, ayahnya mengadakan sebuah svayamvara besar.
Raja-raja dan pangeran dari seluruh Bharata-varsa diundang.
Namun ada syarat yang sangat berat.
Di atas arena dipasang sebuah ikan emas yang berputar sangat cepat.
Di bawahnya terdapat sebuah wadah berisi air.
Peserta tidak boleh melihat ikan secara langsung.
Mereka harus:
Melihat bayangan ikan di dalam air.
Membidik hanya melalui pantulan tersebut.
Menembus sasaran dengan anak panah.
Ujian ini membutuhkan:kekuatan,ketenangan,
konsentrasi,dan keahlian memanah yang luar biasa.
Para Raja Gagal
Satu demi satu raja mencoba.
Banyak ksatria besar hadir.
Mereka mengangkat busur dengan penuh percaya diri.
Namun ketika harus membidik melalui pantulan air, mereka gagal.
Ada yang meleset jauh.
Ada yang bahkan tidak mampu memasang tali busur.
Arena dipenuhi rasa tegang.
Kedatangan Sri Krsna
Di tengah kerumunan raja-raja besar itu, Sri Krsna hadir dengan keagungan-Nya.
Ketika Laksmana melihat Beliau, hatinya dipenuhi kebahagiaan.
Karena sebenarnya ia telah lama berharap:
"Semoga Sri Krsna menjadi suamiku."
Kemenangan Sri Krsna
Sri Krsna melangkah menuju arena.
Dengan tenang Beliau mengangkat busur.
Beliau melihat pantulan ikan di dalam air.
Tanpa keraguan sedikit pun, anak panah dilepaskan.
Meluncur bagaikan kilat.
Dan tepat mengenai sasaran.
Seluruh arena bergemuruh.
Para brahmana memuji.
Genderang kemenangan ditabuh.
Bunga-bunga berjatuhan.
Laksmana berseri-seri mendengar kemenangan itu.
Laksmana Memilih Sri Krsna
Sesuai tradisi svayamvara, Laksmana membawa kalung bunga kemenangan.
Dengan wajah yang bersinar penuh kebahagiaan, ia mendekati Sri Krsna.
Di hadapan semua raja yang hadir, ia mengalungkan bunga itu ke leher Sri Krsna.
Dengan demikian Sri Krsna resmi menjadi suaminya.
Kemarahan Para Raja
Namun tidak semua orang menerima hasil tersebut.
Banyak raja yang iri dan kecewa.
Mereka merasa dipermalukan.
Beberapa di antaranya mencoba menyerang Sri Krsna dan menghalangi keberangkatan pasangan pengantin itu.
Tetapi seperti yang sering terjadi dalam lila Krsna, tidak ada yang mampu mengalahkan-Nya.
Sri Krsna mengalahkan para penyerang dan membawa Laksmana dengan selamat.
Pernikahan di Dvaraka
Setelah tiba di Dvaraka, pernikahan mereka dirayakan dengan sangat meriah.
Seluruh kota dihiasi:bunga-bunga,panji-panji,
lampu-lampu,dan berbagai persembahan suci.
Para Yadava bergembira menyambut permaisuri baru mereka.
Laksmana pun menjadi permaisuri kedelapan Sri Krsna.
Sifat Laksmana Devi
Dalam tradisi Vaisnava, Laksmana dikenal sebagai: lembut,anggun,setia,dan sangat mengasihi Sri Krsna.
Ia memiliki keyakinan yang kuat bahwa tidak ada seorang pun yang lebih layak menjadi suaminya selain Sri Krsna.
Karena itu ketika Beliau memenangkan sayembara, Laksmana merasa bahwa doa dan harapannya telah terkabul.
Delapan Permaisuri Utama Sri Krsna
Dengan Laksmana, lengkaplah delapan permaisuri utama (Asta-bharya) Sri Krsna:
Rukmini Devi – permaisuri utama, putri Bhismaka.
Satyabhama Devi – putri Satrajit.
Jambavati Devi – putri Jambavan.
Kalindi Devi – putri Surya Deva.
Mitravinda Devi – putri kerajaan Avanti.
Satya (Nagnajiti) Devi – putri Raja Nagnajit.
Bhadra Devi – putri kerajaan Kekaya.
Laksmana Devi – pemenang sayembara memanah yang dimenangkan Sri Krsna.
Selain delapan permaisuri utama ini, Sri Krsna juga menerima 16.100 putri raja yang dibebaskan dari penjara Narakasura, dan masing-masing memperoleh istana serta perhatian penuh dari Beliau melalui kekuatan rohaninya-Nya.
Kisah Laksmana mengajarkan bahwa Sri Krsna bukan hanya pemenang peperangan besar, tetapi juga pemenang hati para penyembah-Nya yang dengan tulus menyerahkan diri kepada-Nya.

Komentar
Posting Komentar